BUKAN CUMA EVAKUASI — BRIMOB TURUN LANGSUNG BONGKAR RUMAH RUSAK, RINGANKAN BEBAN WARGA MANGGARAI TIMUR!

Terkini 01 Sep 2026 23:51 2 min read 2 views By Redaksi
BUKAN CUMA EVAKUASI — BRIMOB TURUN LANGSUNG BONGKAR RUMAH RUSAK, RINGANKAN BEBAN WARGA MANGGARAI TIMUR!
#BrimobUntukRakyat #PascagempaNTT #ManggaraiTimur #BantuanKemanusiaan #SatgasSAR #PemulihanBencana #Gayortinews

MANGGARAI TIMUR, NTT || pilar keadilan — Di tengah masa pemulihan pascabencana gempa bumi, beban warga bukan sekadar kehilangan tempat tinggal. Bangunan yang rusak parah dan berisiko runtuh pun harus ditangani sendiri — beban berat yang kini dipikul bersama oleh Satgas SAR Korps Brimob Polri.

 

Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 11.00 Wita, personel Satgas SAR Korps Brimob yang dipimpin Aiptu Sukiman melakukan pembongkaran rumah milik warga bernama Lasaruskumat di Dusun Dampek, Desa Satar Padut, Kabupaten Manggarai Timur. Bangunan yang sudah terdampak bencana dan berpotensi mengancam kini dibongkar secara bertahap, langsung oleh tangan personel di lapangan.

 

Bukan sekadar perintah dari jauh — Dansatgas SAR Korps Brimob Kombes Pol. Hasripuddin juga hadir dan ikut membantu di lokasi. Kehadirannya bukan sekedar simbol, melainkan bukti kepedulian nyata sekaligus dorongan semangat bagi personel maupun warga yang sedang berjuang bangkit.

 

Pembongkaran ini dilakukan agar bangunan yang sudah tidak layak berdiri tidak menjadi ancaman baru bagi warga yang masih beraktivitas di sekitarnya. Lebih dari itu — ini meringankan beban fisik maupun biaya yang seharusnya harus ditanggung sendiri oleh warga di tengah keterbatasan pascabencana.

 

"Kehadiran kami bukan hanya saat darurat. Saat pemulihan pun kami tetap di sini — membantu mengangkat beban yang seharusnya berat bagi warga, agar mereka bisa lebih cepat melangkah ke depan," yang tercermin dari semangat seluruh personel di lokasi.

 

Kehadiran Brimob di tengah masyarakat kini terasa nyata: bukan hanya saat menyelamatkan nyawa, tetapi juga saat mengangkat beban di masa pemulihan — agar warga tidak merasa kesepian menghadapi sisa bencana.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Chat with us on WhatsApp